Jumat, 15 Juli 2011

Sudut Pandang

Selalu punya sudut pandang yang berbeda dari orang kebanyakan sudah semestinya tetapi tidak memiliki sudut pandang tidak semestinya menebas habis hutan pandang yang terhampar subur dan luas. Menjadi bijaksana tidak berarti memiliki sudut pandang yang tepat dalam segla masalah tetapi menjadi bijaksana sudah semestinya mampu melihat segala sesuatu dari sudut yang berlain-lainan.

Sudah menjadi tabiat manusia untuk membentengi diri setinggi mungkin jika ada orang mencoba jujur pada kita karena seringkali kita justru masih mencampuradukkan perasaan dan penalaran. Bukankah jauh lebih bijaksana bila kita mampu menimbang sesuatu dari sudut yang berlain-lainan. Tetapi lihatlah dan resapilah dalam setiap kali kita berada dalam diskusi dan perdebatan kita lebih cendrung meletakkan diri dalam posisi mempertahankan diri daripada mengakui betapa kita sangat senang dengan pendapat yang baru yang belum pernah kita dengarkan. Harga diri untuk tidak dianggap bodoh sesungguhnya telah benar-benar menunjukkan kebodohan diri kita sehingga kita tidak pernah bisa menangkap pembelajaran baru dari sudut pandang orang lain. Bodoh bukankah adalah kurang wawasan dan kurang wawasan sama artinya bahwa kita hanya mampu melihat sesuatu dari pandangan orang kebanyakan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan memberi komentar sopan dan tidak menyinggung hati dan perasaan kelompok tertentu.