Siang ini, jalan bersama saudara KTB mengunjungi sebuah supermarket yang baru buka kemarin. sesampai di pelataran parkir sebuah mobil masuk mendahului kami yang naik sepeda motor. Perhatianku langsung tertuju pada orang dalam mobil. Ternyata pengemudi seorang kakek tua dan didalam terlihat dua orang anak remaja. Kesimpulan paling logis adalah mereka adalah cucu-cucu kakek itu.
Sesampai di rumah aku menonton film Alexander. Dalam satu adegan Alexander kecil sedang didik oleh ayahnya Raja Philip dalam sebuah goa. Sebuah adegan yang menggambarkan kedekatan ayah dengan anak yang kemudian sangat mempengaruhi Alexander dalam masa-masa menaklukkan musuh-musuhnya. Didikan seorang ayang yang menjadikan anak lelakinya menjadi ksatria.
Pendidikan untuk membentuk seorang pribadi yang bertumbuh dengan sehat akan dimulai dari keluarganya.
Seorang kakek mendidik cucunya untuk menjadi seorang remaja pria yang bertumbuh dengan baik ketika si kakek mempunyai keberanian untuk berbagi hidup dengan cucu-cucunya.
seorang ayah mendidik anaknya ketika seorang ayah mempunyai keberanian untuk membagi kepribadiannya dengan anaknya.
Tetapi seorang anak akan bertumbuh dalam jiwa yang tidak merdeka dan masalah kejiwaan ketika dia tidak mendapati sosok dalam keluarganya. Dan hanya menemukan jiwa-jiwa yang kerdil, ketakutan, mendendam dan tidak pernah dapat menerima diri sendiri dalam keluarganya.
Menyelamatkan generasi ke depan dengan menyelamatkan keluarga-keluarga saat ini. Mempersiapkan suatu pernikahan dengan baik adalah menyiapkan suatu generasi yang baik dimasa mendatang. Pernikahan yang instant dan mementingkan diri hanya akan menyiapkan pernikan rapuh dan bangunan rumah yang hanya menunggu waktu menyaksikan kehancurannya. Memperjuangkan keluarga akan menyelamatkan generasi masa mendatang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan memberi komentar sopan dan tidak menyinggung hati dan perasaan kelompok tertentu.