kau berdiri menghampiri matahari
"keringkan air mataku" katamu
sebab kau tak akan pernah terlihat lemah bagi mereka
Aku menghampiri hatimu
menempel telinga meraba detak jantungmu
mengapa nyanyian itu begitu duka
kau mandi di bawah bulan melewat malam
sebab ia tak dapat keringkan air matamu
aku menghampirimu
menempel hidung merasa desahmu
dan bau nanah memendar menusuk jiwaku
aku akan menangis untukmu, kataku
dan kau mendekat, mencair penuhi relungku
aku berlari segera menghadap matahari
mengeringkan air mataku dan kembali padamu
kau kembali bisu, beku
" aku hanya mau kau disini" katamu
karena hari yang kau lalui hanya merindu
merindu untukmu menjadi ada
dan disini bersamaku kau ada
Untuk Adikku JS
Rantauprapat, Agustus 2011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan memberi komentar sopan dan tidak menyinggung hati dan perasaan kelompok tertentu.