Pergi, pergilah ayah
Dalam peradaban kekal
Mengujungi titian semu
Menepi biduk dalam samudra hidup
“Sulungku, tegaklah berdiri
Mengarah. Kibarkan layar
Bawa serta ibu adikmu
Hingga dermaga hati hentikanmu
Sulungku, tinggallah aku pada tepian searah
Alam nirwana. Berlayarlah”
Menutup mata terpatri di hati
Seiring doa sanak kerabat
Tertancap jangkar
Kau tertinggal
Dalam peradaban kekal
Aku berlayar
Seayat doa
Bapaku terimalah padaMu
Sebilah berkah
Tiang layarku berkibarlah
Dipublikasi di Harian Analisa 23.11.11
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan memberi komentar sopan dan tidak menyinggung hati dan perasaan kelompok tertentu.