Untuk Kakanda
Kau melantunkan senandung menggaung di ujung-ujung gunung
Seumpama tangis meraung-raung di muka murung
Berlari kau sejenak di belukar mekar
Taman tua tiada terawat melewat sekar
Di sudut sunyi taman itu kau berdiam menatap sesap
Sekuntum biru dari rerumput tiada bersayap
Mengimpi mengawang-awang mengejar kumbang
Sajak yang telah lama terbang
Sisa-sisa dari kehidupan mekar puspa
Kau meratap dan coba melupa
Tetapi awan menggumpal-gumpal memayungi langit
Guntur-guntur menyambar sengit
Semua tidak memecah keheningan
Tetapi menjadi genderang kekelaman
Menyusupi segala lorong-lorong hati
Dalam lantunan senandung perih
Bergema menjalari jalan-jalan berbatu
Di puncak-puncak gunung mengadu rayu
Mengharap kumbang balik memadu
Sajak yg begitu apik dgn duka mendalam di dalamnya.
BalasHapus